Metodologi
Tujuannya bukan mempelajari ulang segalanya, melainkan mampu beralih dari tulisan sederhana ke tulisan tradisional dan sebaliknya.
Untuk itu, pelajarilah karakter tradisional seperti Anda mempelajari karakter sederhana, tetapi sesudah menyelesaikan pelajaran dalam karakter sederhana.
Agar hafalan lebih mudah, berilah perhatian khusus pada struktur dan komponen karakter.
Selanjutnya, kerjakan latihan karakter tradisional. Tujuannya melatih Anda beralih dari karakter sederhana ke karakter tradisional melalui latihan formatif yang sederhana.
Terakhir, lanjutkan ke pembelajaran teks / dialog rangkuman dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
- Anda harus mampu membacanya dengan suara lantang dan memahaminya. Ini langkah pertama: membaca melatih pemahaman bacaan Anda. Membaca dengan suara lantang melatih pelafalan Anda. (Bahasa yang berbeda tidak melatih otot yang sama pada alat ucap Anda. Karena itu otot-otot tersebut perlu dilatih agar dapat melafalkan bahasa Mandarin dengan benar.)
- Latihan berikutnya adalah menyalin teks Mandarin dan menerjemahkannya ke bahasa Indonesia, tanpa melihat terjemahannya. Latihan ini cukup mudah, tetapi melatih penulisan dan menanamkan struktur kalimat Mandarin melalui memori kinestetik (gerak).
- Latihan terakhir adalah menulis dalam bahasa Mandarin berdasarkan bahasa Indonesia; ini yang paling sulit. Ketika Anda berhasil tanpa kesalahan, bagian "tulisan tradisional" dapat dianggap selesai.